Drac de Beaucaire

Ringkasan
Drac de Beaucaire adalah naga Rhône dalam legenda Provence yang dapat berwujud manusia dan menculik tukang cuci untuk mengasuh anaknya.
The Drac of Beaucaire is a Rhône dragon of Provençal legend that could take human form and seized a washerwoman to nurse its son.
Kisah dan tradisi
Drac de Beaucaire adalah naga legenda Provence dari Beaucaire, mirip Tarasque dari Tarascon di seberang Rhône. Ia dapat menjadi tak terlihat dan berwujud manusia untuk memburu mangsa. Menurut tradisi yang dicatat Gervase dari Tilbury pada 1214, naga itu menculik seorang tukang cuci ke dasar Rhône untuk mengasuh anaknya selama tujuh tahun. Setelah dilepaskan, perempuan itu mengenalinya di pasar dalam wujud manusia; naga yang murka itu membutakannya lalu kembali ke Rhône selamanya, tanpa pernah dibunuh pahlawan atau orang suci. Frederic Mistral mengangkat kisah ini dalam Lou Pouèmo dóu Rose tahun 1897. Sebuah kumpulan folklor mengutip seorang penulis abad pertengahan yang menyebut bahwa para drac dapat berwujud manusia dan terutama menculik perempuan yang menyusui agar mengasuh anak-anak mereka. Dalam kisah itu, seorang perempuan yang mencuci di tepi Rhône melihat mangkuk kayu, lalu dibawa ke istana drac; di sana ia makan kue berisi daging ular dan menjadi mampu melihat jelas di bawah air. Saat bertemu Drac lagi dekat Beaucaire, ia menunjukkan mata yang dipakainya untuk melihat, dan Drac menyentuh mata itu sehingga kemampuannya hilang. Dalam catatan untuk puisinya tentang Rhône, Mistral menyebut bahwa Gervais de Tilbury telah menuliskan kisah Drac dan perempuan dari Beaucaire. Ia juga mencatat bahwa para tukang cuci di Rhône masih memakai pemukul cucian berukir bergambar Drac berbentuk kadal.
The Drac of Beaucaire is a dragon of Provençal legend from Beaucaire, similar to the Tarasque of Tarascon across the Rhône. It could become invisible and take human form to hunt prey. According to tradition recorded by Gervase of Tilbury in 1214, it carried a washerwoman to the bottom of the Rhône to nurse its son for seven years. Once freed, she recognised it in human form at the market; the furious dragon blinded her and returned to the Rhône for ever, never killed by hero or saint. Frederic Mistral retold the tale in Lou Pouèmo dóu Rose in 1897. A folklore collection quotes a medieval writer who says the dracs can take human form and chiefly carry off nursing women to rear their young. In that tale, a woman washing by the Rhône spots a wooden cup and ends up in the drac's palace, where a cake containing serpent flesh lets her see clearly under water. Meeting the Drac again near Beaucaire, she points out the eye she sees him with, and his touch on that eye takes her gift away. In the notes to his Rhône poem, Mistral says that Gervais de Tilbury had written down the story of the Drac and the woman of Beaucaire. He adds that the Rhône washerwomen still use carved washing-beetles decorated with a lizard-shaped Drac.
Fakta utama
- Budaya / Culture
- Tradisi Prancis
- Kawasan / Region
- Eropa
- Klasifikasi / Classification
- Dragon
- Habitat
- Water
Nama lain / Alternate names
Drac de Bellcaire
Tahukah kamu? / Did you know?
Para tukang cuci di Rhône masih memakai pemukul cucian berukir yang menampilkan Drac berbentuk kadal.
Rhône washerwomen still used carved washing-beetles bearing a lizard-shaped Drac.